Mengikuti TOT Lemhannas Gelombang III tgl 20 -29 September 2022 merupakan tantangan dan rahmat yang diberikan Allah SWT untuk menimba ilmu implementasi nilai-nilai kebangsaan. Terus terang beban berat TOT Lemhannas adalah kesiapan kita untuk mengikuti pelatihan ini yakni penguasaan 4 konsensus dasar, sebelumnya perlu pemahaman yang baik. Mengingat tugas tugas yang dibebankan dapat dikatakan cukup berat, baik tugas penulisan dan presentasi perorangan dan kelompok, pokoknya siap siap porsi tidur berkurang. TOT Lemhannas merupakan peta jalan bangsa Indonesia menuju peradaban baru, bangsa yang besar dan keanekaragaman hayati yang perlu kita jaga dengan perekat nasionalisme yang kuat. Kebersamaan dan kolaborasi terbentuk dengan adanya virtual team building.

TOT Lemhannas itu …keren. Tidak terpikir sebelumnya terpilih sebagai salah satu peserta TOT Implementasi Kebangsaan untuk Dosen dan Guru se Indonesia. Segmentasinya sangat luas ada Guru besar, Doktor, Praktisi corporate, Organisasi kreatif dan Guru dari SD sampai dengan SMA. Kerennya adalah sistem organisasi dan pengajaran current issue peta kebangsaan dengan pendekatan united in diversity, yang mengungkap empat konsensus, merupakan jejak sejarah yang terpatri betapa luar biasanya pendiri bangsa kita. “Bersatu kita teguh – bercerai kita runtuh”

Pancasila adalah filsafat kebangsaan, artinya apa ya? Dasar negara dan keputusan bersama dan dikursus nasional untuk merajut fakta kemajemukan. Kenapa demikian? Karena Pancasila memiliki dimensi realitas, idealitas dan fleksibilitas. Kita bisa berkreasi dalam satu rumah kebangsaan. Kita sudah saatnya mendekap empat konsensus sebagai modal spiritualitas kebangsaan. Tantangan isu terkini adalah mengembangkan SDM Indonesia di era masyarakat digital dengan mengedepankan core values moral publik dan etika spiritual untuk kesejahteraan bangsa.

Implementasi kebangsaan seperti apa yang kita perjuangkan? Kohesivitas digital teknologi dengan keselarasan nilai-nilai Pancasila yaitu: Technososialism, titik temu common ground dan nilai inti (core values) (Yudi Latif, 2022). Dengan demikian, kita perlu dan bertanggung jawab untuk merawat mutu dan keselamatan bangsa

Penutupan TOT Lemhanas Angkatan III 2022 memberikan suatu dimensi baru pelatihan virtual yang tidak kalah serunya dengan tatap muka, justru kendali aspek kognitif dan afektif mengalir ‘bak’ energi positif membangunkan spirit kebangsaan akan nilai-nilai pilar kedaulatan yakni Pancasila, UUD 1945, Sesanti Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

Empat konsensus dasar merupakan karya bangsa tak ternilai, para tokoh bangsa berkumpul dan menyepakati Indonesia untuk proklamasi, saat ini dan masa depan. Sungguh, mungkin tidak mudah mendapatkan tokoh-tokoh bangsa tanpa pamrih dan menjejakkan seluruh jiwa raganya untuk Indonesia Satu. Spirit kebangsaan yang perlu dibangun adalah perubahan sebagai keniscayaan dan semangat pantang menyerah adalah energi dinamisnya. Kita, Indonesia, membutuhkan insan-insan yang mendekap perubahan dalam relung kalbunya dan memancarkannya kepada generasi-generasi berikutnya, generasi harapan bangsa untuk Indonesia Emas 2045.

Kita sebagai bangsa yang satu, ‘bak’ burung elang yang dapat bertahan hidup sampai 70 tahun namun di pertengahan usianya berani berkorban memetabolisme tubuhnya ulang jika ingin bertahan hidup dengan tubuh dan spirit yang baru. Kita sebagai bangsa yang utuh memerlukan Ibu-Ibu yang mendidik anak-anaknya sepanjang hayat di kandung badan menetaskan jiwa yang Tangguh untuk bangsa ini.

Akhirnya ungkapan yang perlu kita gaungkan adalah saat penutupan peserta TOT Lemhannas angkatan 1 sampai dengan 3, perwujudan implementasi nilai-nilai kebangsaan berparadigma bakti negeri dan bakti ketahanan bangsa berbasiskan United Diversity

TOT Lemhannas membentuk karakter dan integritas sebagai agen perubahan yang berdimensi spirit kejuangan bangsa.

Jakarta, 14 Oktober 2020

Brigjen TNI Purn.Dr.dr. Soroy Lardo, SpPD KPTI FINASIM

Alumni TOT Lemhannas Angkatan III 2022

TOT LEMHANNAS: Gerak Dinamik United Diversity Bakti Negri dan Bakti Ketahanan Bangsa – Suatu Pengalaman Dosen Pendidik

Bagikan