Kesiapan RSPAD Gatot Soebroto Terhadap Medical Disaster (Ebola Virus)

          Yuk kita lihat kesiapan RSPAD Gatot Soebroto terhadap Medical Disaster (EBOLA VIRUS) : Hal yang menarik dan mengenaskan berita dari BBC tanggal 28 November 2014 laporan Dr Colin Brown dari Sierra Leone Partnertship, mengungkapkan munculnya epicenter baru Ebola yang menyebabkan kematian seorang ibu hamil. Kesulitan yang timbul karena lokasi kejadian cukup terpencil sehingga terjadi kendala penanganan di lapangan dalam serta mengelola proteksi pada Petugas kesehatan. Dari kejadian tersebut menjadi pemikiran , bahwa kebutuhan vaksin menjadi sesuatu yang penting khususnya bagi ibu hamil dan anak anak. Medical Disaster merupakan terminologi suatu kesehatan bencana, yang mungkin dapat terjadi diluar prediksi kita semua. Termasuk suatu “viral endemik” seperti virus Ebola yang disebut dengan “viral without borders”. Ebola virus seperti juga Mers Co Virus dan Avian Influenza merupakan fenomena infeksi komunitas yang bisa berdampak endemik. RSPAD Gatot Soebroto didukung oleh Kemenko Kesra saat itu sudah melaksanakan simulasi penanggulangan out break dari Avian Influenza yang dipimpin Kadep Paru (saat itu) dr Alexander Ginting SpP. Mudah-mudahan menjadi penyemangat kita, bahwa setiap rumah sakit memang harus disiapkan untuk menghadapi kondisi bencana kesehatan yang mungkin datang tanpa ketuk pintu dulu . Hasil simulasi ini sudah dibawakan dalam presentasi internasional Military Medicine di Seoul Korea Selatan oleh sejawat kita dr Dewi Puspitorini SpP dan menjadi bahan presentasi dalam Pandemic Influenza Military Annex Workshop Honolulu USA 2010 yang diikuti oleh Waka Puskes TNI dan Sub SMF/Divisi Tropik Infeksi Departemen Penyakit dalam RSPAD Gatot Soebroto.

Bagikan

Comments are closed.