Resistensi Antibiotika Terhadap Penyakit Seksual

ANCAMAN 2016 ? Demikian sharing IDC  awal tahun 2016.

Kita ketahui, Gonorrhea (raja singa) adalah penyakit yang  disebabkan oleh bakteri neisseria gonorrhea dan menyebar melalui aktifitas seksual. Orang yang menderita gonorrhea umumnya tanpa gejala, tetapi dapat menyebabkan komplikasi serius termasuk infertilitas, nyeri pelvis menahun pada wanita dan pada epidimimitis pria,  suatu nyeri peradangan menahun pada  saluran testis akan menyebabkan infertilitas, jika tidak diobati berdasarkan rekomendasi CDC.

Menurut laporan terbaru, strain  penyakit infeksi seksual gonorrhae yang resisten terhadap multipel antibiotik sudah diidentifikasi di Australia. Strain bakteri gonorrhea yang disebut dengan A8806, ditemukan dipenghujung  2013  pada seorang wanita eropa yang melaksanakan perjalanan di Australia dengan positif gonorhea. Seminggu sebelumnya, wanita tersebut menjalani hubungan seksual dengan partner barunya, yang juga pelancong dari Eropa. Para peneliti  memberikan perhatian khusus tentang strain bakteri ini sebab  tidak diketahui bagaimana hal  ini bisa terjadi dan dapat terjadi diberbagai negara di dunia ini kata David Whiley, peneliti infeksi dari Queensland Children’s Medical Research Institute  Brisbane, yang meneliti  dan menulis laporan ini.

Membandingkan dengan negara lain , Australia memiliki survaillans sangat baik terhadap gonorrhea dan kuncinya secara aktual untuk menemukan strain ini kata Whiley. Perhatian utama kita adalah mungkin strain ini menyebar pada populasi diluar Australia  tetapi tidak dapat dideteksi.

Analisis terhadap infeksi  pada wanita tersebut memperlihatkan bahwa bakteri tersebut resisten terhadap tiga antibiotik yaitu penicillin, ciprofloxacin dan ceftriaxon. Strain A8806 membagi beberapa kesamaan genetik dengan strain resisten obat lain terhadap bakteri gonoreha, disebut HO41 yang ditemukan pada 2009 pada  pekerja seks wanita di Jepang..

Lebih dari tiga dekade,  peningkatan resistensi antibiotik pada gonorrhea, memberikan sedikit pilihan untuk mengobati penyakit ini. Laporan terbaru bakteri  yang disebabkan gonorrhea menjadi resisten terhadap ceftriaxon. Pengobatan terhadap wanita tersebut, injeksi ceftriaxon dan dosis oral azitromisin selama  dua bulan, didapatkan negatif terhadap gonorrhea

Meskipun test laboratorium memperlihatkan bahwa strain A8806 resisten terhadap dosis tertentu, strain A8806 resisten terhadap dosis antibiotik, tidak berarti bahwa obat tersebut tidak bekerja pada orang yang kontak dengan strain ini. Whiley berkata , strain ini tampaknya resisten terhadap obat sedikitnya pada beberapa kasus.

Pada kasus yang pasien tersebut, azitromisin mungkin menjadi keberhasilan keberhasilan pengobatan kata Whyley. (Strain A8806 sensitif terhadap azitromisin)  . Laporan terbaru dipublikasi New England Journal Of Medicine edisi 6 November.

Bagaimana dengan negara kita , sepertinya perlu suatu upaya dan kerja keras mendeteksi kembali penyakit  gonorrhae  (GO) , mengingat   kejadian seksual di negara kita masih tersembunyi,….. bak intelejen, yang  akan mengancam kehidupan siapapun. Tidak dipungkiri, kita lupa, dengan fokus menangani HIV/AIDS sepertinya survaillans penyakit GO ini perlu dilakukan kembali.

(Sumber ABC Australia, New Drug  Strain Of Gonorhea in Australia By Rachel Rettner, Senior Writer  05 November 2014 Live  Science)

Bagikan

Comments are closed.